VAR Tetap Disalahkan Meski Liverpool Menang

Jurgen Klopp selaku manager dari Liverpool tetap melayangkan kritik terhadap penggunaan VAR meski Liverpool berhasil mengalahkan Bournemouth 2-1 pada laga lanjutan premier league kemarin sabtu 7/3/2020. Ia tahu bahwa VAR hanya sebuah sistem namun manusia di balik sistem dibaliknya yang patut untuk dipertanyakan.

Kali ini, Liverpool sempat tertinggal terlebih dahulu ketika pemain dari Bournemouth yakni callum Wilson mencetak gol di menit ke 9. Gol ini yang menjadi sumber masalah yang mana VAR sudah jelas membuktikan bahwa Joe Gomez terang-terangan di dorong oleh pemain borunemouth saat proses terciptanya gol tersebut.

VAR menelaah situasi tersebut namun tetap saja akhirnya gol tersebut di sahkan. Beruntung Liverpool berhasil membalikkan kedudukan melalui Mohamed salah dan sadio mane. Satu sisi Klopp senang karena tim nya menang namun rasa frustasi terhadap kesalahan VAR itu tetap ada.

Klopp sendiri tidak bermaksud untuk meremehkan teknologi secanggih VAR namun ia tetap meragukan orang-orang yang ada di baliknya. Bagaimana pun Liverpool tetap kebobolan dan komentar apapun tidak akan merubahnya.

Klopp ketika di wawancarai saat pertandingan telah usai mengatakan ia benar-benar tidak paham mengapa gol itu di sahkan. Menurutnya situasi ini sudah pernah di bahas sebelumnya namun mereka tetap harus membuat keputusan yang tepat dan ini membuktikan masih ada masalah dengan sistem VAR.

liverpool salahkan var meski menang

Memang bukan sistemnya namun peraturan yang ada. Menurut dari Jurgen Klopp sudah jelas gol tersebut terjadi karena ada pelanggaran yang menggunakan sentuhan yang mana membuat joe kesulitan untuk bergerak.

Seharus nya sederhana ketika Bournemouth mencetak gol, VAR melihat ulang proses gol tersebut yang mana jika benar ada pelanggaran maka gol tersebut harus dibatalkan. Klopp merasa tidak diberi keadilan pada kasus ini. Ia sungguh kesal dan mengkritik dengan pedas meskipun menang.

Kemenangan 2-1 atas Bournemouth membuktikan ketangguhan Liverpool ketika harus berjuang memutus momentum buruk pekan lalu. Hasil ini begitu penting bagi pasukan jurgen Klopp karena sebelumnya Liverpool menelan tiga kekalahan pahit dari 4 pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Laju buruk ini sempat menjadi guncangan tersendiri ketika berhadapan dengan Bournemouth. Klopp mengakui kekalahan beruntun beberapa pekan terakhir sangat mengecewakan yang mana rentetan hasil buruk itu dimulai dengan kekalahan 0-1 di wanda lalu takluk dengan skor 0-3 di markas Watford dan terakhir menyerah 0-2 di kandang Chelsea.

Tiga kekalahan tersebut benar-benar menodai laju impresif yang dimiliki Liverpool sejak awal musim. Jurgen Klopp menyadarinya namun dengan adanya kekalahan tersebut itu juga membuat timnya belajar. Tidak ada yang bagus dalam kekalahan sepak namun itu yang membuat mereka menyadari betapa spesialnya kemenangan itu.

Baca juga jendela transfer kali ini merupakan salah satu yang terbaik untuk arsenal.

Kemenangan ini pun mengantarkan Liverpool selangkah lebih dekat lagi meraih trofi premier league. Saat ini Liverpool sudah mengantongi 82 poin dari 29 pertandingan dan hanya butuh 9 poin lagi untuk benar-benar tidak bisa terselip.

Menurut jurgen Klopp para pemain sudah bekerja keras dan ingin menjadi sesukses mungkin namun ia sendiri mengatakan tidak mengetahui bagaimana musim akan berakhir karena semua kemungkinan bisa terjadi di atas lapangan.

Jika kemenangan bisa teraih maka itu akan terasa sangat spesial dan yang Liverpool harus persiapkan adalah pertandingan sulit ke depannya. Untuk 3 pertandingan ke depan Liverpool harus berhadapan dengan everton, kemudian crystal palace dan selanjutnya Manchester city.